DODDI PRIYAMBODO says that COMMITMENT and INNOVATION is The Key to Reach Beyond Your Goal

Everyday is Holiday in My Life. Because My Life is Beautiful :-)


Kepulauan Gili adalah tempat yang sangat tepat untuk mengagumi keindahan dunia, dan mengagumi kebesaran Yang Maha Kuasa.



Kepulauan Gili... The white sands and blue ocean with a lot of colorful fishes will make you never want to leave the island.

Review film Bourne Ultimatum  

Saya nonton film ini seminggu yang lalu di bioskop Samarinda. Berangkat jam 5 sore dari Balikpapan, untuk nonton film jam 8 malam.

Film ini daya tarik terbesarnya menurut saya adalah alur ceritanya yang sangat bagus. Top banget, saya beri nilai 9,5 dari skala 10. Sebagai penutup kisah Jason Bourne (David Webb), seri 1 (Identity) dan 2 (Supremacy) alur cerita film ini sangat realistis, sangat membuat penasaran, dan sangat brillian serta cerdas.
Menurut saya aksi dari Bourne sangat spektakuler dan penuh dengan kecerdasan serta kelebihan fisik dari seorang manusia biasa. Jika anda pernah mengikuti cerita-cerita sebelumnya, saya sangat yakin anda pasti tidak akan mau melewatkan film ini. Sangat brillian.

Alur cerita berawal dari keinginan Bourne untuk menemukan jati dirinya yang sebenarnya, sebelum dicuci otak menjadi Jason Bournce. Untuk menemukan siapa yang paling bertanggung jawab atas hilangnya kehidupan normalnya.
Perjalanan Bourne kali ini dari Moscow ke Turin, Paris, London, Madrid dan Tangier, Morocco, sebelum puncaknya menyelesaikan aksinya di New York.

Setelah hentakan Bourne (Matt Damon) yang sangat memikat di Supremacy 3 tahun lalu kali ini dia ingin mengembalikan memorynya secara full, akhirnya dia pergi ke London untuk bertemu dengan seorang wartawan. Aksi di London ini sangat brillian dan cerdas, yaitu dengan melihat trik Bourne untuk menemui wartawan itu walaupun diawasi oleh puluhan mata CIA.

Bourne akhirnya melanjutkan pencarian ke Spanyol, dimana dia bertemu dengan Nicky Parsons (Julia Stiles). Lalu pergi ke Tanguer dan bertarung keras dengan Hitman dari CIA. Disini kita bisa lihat pertarungan hand-to-hand combat yang sangat cepat.

Akhirnya diketahui bahwa black-ops Treadstone (seri sebelumnya) diganti dengan Blackbriar dibawah kendali Noah Vossen yang mengijinkan wewenang penuh bagi CIA, untuk sebebas-bebasnya membunuh siapa saja dan melakukan apapun caranya untuk mengamankan negaranya. Di film ini kita bisa melihat penggunaan kehebatan teknologi algoritma searching yang sangat cepat, sadap-menyadap pembicaraan telepon, sadap menyadap kamera, dan lain-lain (persis sepert DIE HARD 4.0) ditampilkan juga secara brillian di film ini.i

Finally, Bourne bertemu dengan Dr.Frankenstein pembuat dirinya, dan mengetahui seluruh masa lalunya dan pertanyaan yang membelenggu Bourne dan penonton juga selama ini.
Dan akhirnya menampilkan ending yang sangat bagus.

NB : Menurut saya, film ini memiliki alur cerita yang cerdas dan sangat memuaskan

2 comments: to “ Review film Bourne Ultimatum